Do’a Pengantin

Saat mendapatkan undangan walimatul ursy (resepsi pernikahan) maka diwajibkan untuk menghadirinya jika tidak ada halangan.

Saat menghadiri walimatul ursy tersebut, tentunya Anda tidak hanya menikmati hidangan yang disajikan saja. Namun, juga harus membacakan do’a pengantin untuk kedua mempelai pengantin.

Kewajiban Menghadiri Walimatul ‘Ursy

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan tentang pentingnya menghadiri sebuah resepsi pernikahan, yaitu:

إذا دعي أحدكم إلى الوليمة فليأتها

Idzaa du’iya ahadakum ilalwaliimati falyatiiha. (HR. Bukhari)

Para ulama sudah sepakat, jika acara yang dilaksanakan tersebut adalah walimatul ‘ursy, maka hukum untuk datang ke acara tersebut ialah wajib. Jadi, alangkah baiknya untuk menghadiri acara tersebut jika tidak ada udzur.

Sementara itu, menikmati jamuan yang dihidangkan hukumnya ialah sunnah.

Beberapa ulama juga menjelaskan tentang beberapa udzur syar’I yang menjadi penyebab mengapa seseorang boleh tidak menghadiri walimatul ‘ursy.

Salah satunya ialah saat dalam acara resepsi tersebut terdapat minuman keras ataupun makanan haram yang tidak boleh dikonsumsi oleh kaum muslim.

Sementara itu, jika diundang dalam acara yang bukan merupakan walimatul ‘ursy, maka boleh menghadirinya ataupun tidak. Akan tetapi, jika diniatkan untuk menyenangkan hati saudaranya, maka akan terhitung pahala di sisi Allah SWT.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ قِيْلَ: مَا هُنَّ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟، قَالَ: إِذَا لَقِيْتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ، وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ، وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ، وَإِذَا عَطِسَ فَحَمِدَ اللهَ فَشَمِّتْهُ، وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ، وَإِذَا مَاتَ فَاتَّبِعْهُ (رَوَاهُ مُسْلِمٌ)

Artinya: “Hak orang muslim atas lainnya ada enam perkara yakni, bila bertemu maka ucapkanlah salam kepadanya, bila diundang maka penuhilah, bila minta nasihat (kebaikan) maka berilah nasihat, bila dia bersin dan membaca hamdalah maka doakanlah (yarhamukallah  dan orang yang bersin membalas do’a yahdikallah), bila ia sakit maka jenguklah dan bila ia meninggal maka iringkanlah.” (HR. Muslim).

Bacaan Do’a Pengantin

Seperti yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, terdapat do’a khusus yang bisa diamalkan ketika Anda menghadiri sebuah resepsi pernikahan. Do’a tersebut dikutip dari buku Ritual dan Tradisi Islam Jawa karya KH. Muhammad Sholikhin:

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِى خَيْرٍ

Baarakallahu laka wabaraka ‘alaika wajma’a bainakumaa fii khoir.

Artinya: “Semoga Allah memberikan berkah untukmu, semoga Allah memberi berkah untukmu, semoga Allah memberi berkah padamu dan menghimpun kalian berdua (sebagai suami istri) dalam kebaikan.”

Do’a Pengantin Laki-Laki

Sementara itu, bagi pengantin laki-laki pada saat dipertemukan pertama kalinya dengan istrinya di pelaminan, maka peganglah ubun-ubun istri sembari membaca do’a pengantin laki-laki seperti berikut ini:

اللهم بارِكْ لي في أهلي، وبارِكْ لأهلي فِيَّ، اللهم ارزقْهم مِنِّي، وارزقْني منهم، اللهم اجمع بينَنا ما جمعتَ في خيرٍ، وفرِّق بيننا إذا فرقتَ في خيرٍ

Allahumma barik li fi ahli, wa barik ahli fiya. Allahumarzuqhum minni, warzuqni minhum. Allahummajma’ bainana ma jama’ta fi khair. Wa farriq bainana idza faraqta fi khair.

Artinya: “Ya Allah, berkahilah kehidupanku dalam keluargaku, juga berkahilah keluargaku, dalam hidupku. Ya Allah berikanlah rezeki untuk keluargaku dariku dan berikanlah rezeki untukku dari keluargaku. Ya Allah kumpulkanlah kami sebagaimana Engkau kumpulkan dalam kebaikan, juga jangan pisahkan kami kecuali dalam perpisahan yang baik.”

Adab dan Keutamaan Pernikahan

Menikah merupakan salah satu ibadah yang paling dicintai Allah SWT dan Rasul-Nya. Hal ini karena menikah adalah ibadah seumur hidup.

Ada sebuah hadits yang menjelaskan tentang keutaman dari menikah dalam pandangan Islam. Sunan Ubn Majah di dalam kitab Nikah, yakni dalam bab keutamana nikah, ialah:

:ْتَلاَق َةَشِئاَع ْ َع ِمِساَقْلا ِ َع ٍنوُْيَ ُْب ىَسيِع اَنَفَثَّدَح ُمَدآ اَنَفَثَّدَح ِرَهْزَلأا ُْب ُدَْحَْأ اَنَفَثَّدَحملسو هيلع للها ىلص ِهَّللا ُلوُسَر َلاَقَِّنُس ْ ِ ُااَ نِّنلانِّنَِِّ ْيَلَفَف َِّنُسِب ْلَْعَفَي َْلَ ْ ََفَّنِإَف ِماَينِّصلاِب ِهْيَلَعَفَف ْدَِيَ َْلَ ْ ََو ْحِ ْنَفَيْلَفَف ٍلْوَط اَذ َناَك ْ ََو َمَُلأا ُمُ ِب ٌرِثاَ ُ نِّنِِّإَف اوُجَّوَزَفَتَوٌءاَجِو ُهَل َمْوَّصلا

Diberitahukan kepada kami Ahmad bin Al-Ahar, diberitahukan kepada kami Adam, diberitahukan kepada kami Isa bin Maimun, dari Al-Qasim dari Aisyah dia berkata:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Nikah adalah termasuk sunnahku, maka barang siapa tidak mengamalkan sunnahku, maka dia tidak termasuk kelompokku. Dan kawinlah kamu sekalian sebab aku berbangga kepada umat-umat yang lain akan banyaknya kamu sekalian. Barang siapa yang mempunyai kemampuan, maka hendaklah dia menikah. Dia barang siapa yang tidak mendapatinya, maka haruslah dia berpuasa. Sebab sesungguhnya puasa, bagi farji adalah peredam syahwat.”

Makna dari Do’a Pengantin

Menjalanlan sebuah kehidupan rumah tangga bukanlah sebuah perjalanan yang mudah. Oleh karena itu, selain harus ada do’a pengantin dari kedua pengantin, harus ada pula do’a dari orang-orang sekitar yang datang dalam acara pernikahan.

Do’a pengantin memiliki makna yang sangat mendalam, terutama bagi kehidupan kedua mempelai yang akan mengarungi kehidupan rumah tangga.

Diberi Rezeki yang Berkah

Menikah merupakan salah satu pintu untuk membuka rezeki. Hal ini sudah dijelaskan oleh Allah SWT dalam sebuah firman:

“Wa angkiul-aym mingkum wa lina min ‘ibdikum wa im’ikum, iy yakn fuqar’a yugnihimulhu min falih, wallhu wsi’un ‘alm”

Artinya: “Dan, kawinkanlah orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan, Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.) (QS. An-Nur ayat 32).

Baca Juga: Do’a Rezeki Lancar

Diberikan Keberkahan Keturunan

Salah satu tujuan menikah ialah ingin mendapatkan keturunan. Do’a pengantin memiliki makna yang sangat dalam, salah satunya ialah diberikan keturunan yang shalih dan shalihah yang bisa membawa kedua orang tuanya ke dalam surga.

Memberikan Ketentraman

Salah satu suasana keluarga yang sangat diidam-idamkan oleh banyak keluarga saat ini adalah sebuah keluarga yang tentram dan damai.

Tentunya, siapa saja ingin memiliki keluarga yang sakinnah, mawaddah wa rahmah. Oleh karena itu, memberikan do’a yang baik bagi pengantin merupakan hal yang tidak boleh dilewatkan.

Allah SWT telah berfirman dalam surat Ar-Rum ayat 21, yang artinya:

“Dan, di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Ia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaka kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Rum ayat 21).

Begitu pentingnya sebuah do’a pernikahan bagi para pasangan pengantin yang baru saja menikah.

Nah, tentunya dalam kehidupan rumah tangga akan ada saja cobaan yang datang menghadang untuk menguji keimanan dan kesetiaan masing-masing pasangan. Do’a pelipur lara menjadi do’a yang bisa dibaca untuk menentramkan hati yang sedang bersedih.

Tinggalkan komentar