Do’a Sebelum dan Seudah Belajar

Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi semua orang. Bahkan, tidak ada batasan usia ketika menuntut ilmu, baik itu anak-anak ataupun orang dewasa.

Supaya ilmu yang sedang dipelajari mudah untuk dipahami, maka wajib bagi Anda untuk membaca do’a sebelum belajar terlebih dahulu.

Selain memudahkan Anda untuk memahami sebuah materi, do’a tersebut juga bisa mendatangkan keberkahan. Selain do’a sebelum belajar dan do’a sesudah belajar, ada pula keutamaan belajar yang akan di bahas berikut ini.

Hadits Tentang Menuntut Ilmu

Beberapa hadits menerangkan bahwa wajib untuk menuntut ilmu baik bagi muslim laki-laki atau muslim perempuan. Hal ini karena ilmu adalah sebuah kunci bagi semua kebaikan.

Di dalam Islam, tidak akan sempurna agama dan juga amal ibadah manusia jika orang tersebut tidak menuntut ilmu.

Apalagi, saat manusia lahir ke dunia, dia tidak berilmu. Oleh karena itu, belajar menjadi kewajiban bagi siapa saja.

Imam Syafi’I pernah berkata, “Belajarlah karena tidak ada orang yang terlahir dalam keadaan berilmu.”

Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah menjelaskan bahwa menuntut ilmu hukumnya adalah wajib, berikut bunyi haditsnya.

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

Artinya: “Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim.” (HR. Ibnu Majah no. 224, dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, yang dishahhkan oleh Al Abani di dalam Shahiih al-Jami’ish Shaghiir no. 3913).

Selain itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga menjelaskan pentingnya belajar dan menuntut ilmu dalam sebuah hadits:

تَعَلَّمُوْاوَعَلِّمُوْاوَتَوَاضَعُوْالِمُعَلِّمِيْكُمْ وَلَيَلَوْا لِمُعَلِّمِيْكُمْ ( رَواهُ الطَّبْرَانِي)

Artinya: “Belajarlah kamu semua, dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru-gurumu, serta berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu.” (HR. Rabrani).

Dalam menuntut ilmu, ilmu agamalah yang menjadi prioritas. Akan tetapi, hal tersebut bukan berarti bahwa ilmu lainnya bisa diabaikan begitu saja. Anda bisa belajar apapun asal apa yang dipelajari itu baik dan diamalkan di jalan Allah SWT.

Dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبِ الْعِلْمِ فَهُوَ فِى سَبِيلِ اللَّهِ حَتَّى يَرْجِعَ

Artinya: “Barang siapa keluar dalam rangka menuntut ilmu, maka dia berada di jalan Allah sampai ia kembali.”

Begitu pentingnya menuntut ilmu sampai ada beberapa hadits yang meriwayatkannya. Oleh karena itu, menuntut ilmu menjadi kewajiban yang harus Anda laksanakan.

Namun, jangan sampai Anda berilmu namun tidak beradab. Karena puncak dari ilmu pengetahuan adalah akhlak. Jangan sampai Anda memiliki banyak gelar, namun akhlak yang dimiliki sangat kurang dan tidak sebanding dengan ilmu yang dimiliki.

Dengan memiliki akhlak, maka orang tersebut telah tunduk dan juga patuh dengan hukum Allah SWT.

Do’a Sebelum dan Sesudah Belajar

Do’a Sebelum dan Seudah Belajar

Do’a sebelum dan juga sesudah belajar  di bawah ini sangat mudah dilafalkan. Untuk membantu Anda memahami maknanya, akan dijelaskan pula arti dari do’a-do’a tersebut.

Do’a Sebelum Belajar

رَضِتُ بِااللهِ رَبَا وَبِالْاِسْلاَمِ دِيْنَا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيَا وَرَسُوْلاَ رَبِّ زِدْ نِيْ عِلْمًـاوَرْزُقْنِـيْ فَهْمًـا

Radhitu billahi robba, wabil islaamidina, wabi muhammadin nabiyyaw warosula. Robbi zidnii ‘ilmaa warzuqnii fahmaa.

Artinya: “Aku ridho Allah SWT sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku dan Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul. Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu dan berikanlah aku pengertian yang baik.”

Selain do’a tersebut, Anda juga bisa membaca do’a sebelum memulai belajar berikut ini:

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ

Robbi zidnii ‘ilma warzuqni fahma, waj’alni minash shoolohiin.

Artinya: “Ya Allah, tambahkanlah aku ilmu dan berikanlah aku rizki akan kepahaman, Dan jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang shaleh.”

Do’a Sesudah Belajar

اَللّهُمَّ اِنِّى اِسْتَوْدِعُكَ مَاعَلَّمْتَنِيْهِ فَارْدُدْهُ اِلَىَّ عِنْدَ حَاجَتِىْ وَلاَ تَنْسَنِيْهِ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Allahumma inni istaudi’uka maa ‘allamtanihi fardud-hu ilayya ‘inda haajati wa la tansanihi ya robbal ‘alamiin.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku titipkan kepada-Mu apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, maka kembalikanlah dia kepadaku disaat aku membutuhkannya. Janganlah Engkau buat aku lupa kepadanya. Wahai Tuhan pemelihara alam.”

Ada do’a lain yang bisa dibaca setelah belajar, berikut do’anya:

اَللّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّـبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ

Allahumma arinal haqqa haqqa warzuqnat tibaa’ah. Wa arinal baathila bathilan warzuqnaj tinaabahu.

Artinya: “Ya Allah, tunjukkanlah kepada kamu kebenaran, sehingga kami dapat mengikutinya. Dan tunjukkanlah kepada kami kejelekan sehingga kami dapat menjauhinya.”

Anda juga bisa membaca do’a setelah belajar yang satu ini:

رَبَّنَا انْفَعْنَا بِمَاعَلَمْتَنَا الَّذِيْ يَنْفَعُنَا وَزِدْنَا عِلْمًا وَالْحَمْدُلِلّٰهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

Rabbana fa’naa bima ‘alamtanaldzi yanfa’una wa zidna ‘ilman walhamdulillahi ‘ala kulihal.

Artinya: “Ya Tuhan kami, jadikanlah ilmu kami ilmu yang bermanfaat, ajarkan kami apa-apa yang bermanfaat bagi kami serta tambahkan ilmu bagi kami. Segala puji hanya bagi Allah dalam setiap keadaan.”

Baca Juga : Do’a Rezeki Lancar

Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Islam

Sesuatu yang diwajibkan oleh Allah dan Rasul-Nya pastilah memiliki keutamaan. Nah, ada beberapa keutamaan yang bisa Anda dapat ketika menuntut ilmu, yang tidak hanya bisa didapatkan di dunia, namun juga di akhirat.

Ilmu adalah Warisan Para Nabi

Keutamaan ini diriwayatkan pada sebuah hadits yang berbunyi:

لْعُلَمَاءُ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ وَإِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوْا دِيْنَارًا وَلَا دِرْهَامًا، وَلَكِنْ وَرَّثُوْا الْعِلْمَ، فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ

Artinya: “Para ulama adalah pewaris para nabi. Sesungguhnya para nabi tidak mewariskan dinar ataupun dirham, tetapi mewariskan ilmu. Maka dari itu, barang siapa mengambilnya, ia telah mengambil bagian yang cukup.” (HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Dikehendaki dalam Kebaikan

Dalam sebuah hadtis dari Mu’awiyah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِى الدِّينِ

Artinya: “Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama.” (HR. BUkhari no. 71 dan Muslim no. 1037).

Ilmu akan Tetap Bermanfaat sampai Akhir Hayat

Memiliki ilmu tidak hanya bermanfaat saat berada di dunia saja, namun juga bisa memberikan manfaat saat berada di akhirat kelak. Hal tersebut ditegaskan oleh Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadits:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya: ‘Jika seorang manusia meninggal, terputuslah amalnya, kecuali dri tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shalih yang berdo’a untuknya.” (HR. Muslim).

Dimudahkan Jalan Menuju Ke Surga

Keutamaan berikutnya ialah dimudahkan jalan untuk menuju ke surga, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Artinya: “Barang siapa menelusuri jalan untuk mencari ilmu padanya, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim).

Lewat ilmu  yang dimiliki oleh seorang manusia, maka ia akan lebih mudah untuk menjalankan berbagai macam amal sholeh. Hal tersebutlah yang membantunya mendapatkan berbagai macam keutamaan saat menuntut ilmu.

Selain itu, jangan lupa sebelum belajar membaca do’a sebelum belajar diatas agar lebih mudah paham dan menjadapatkan berkah dalam proses belajar tersebut.

Tinggalkan komentar