Do’a Sholat Dhuha

Sholat dhuha merupakan sholat sunnah yang memiliki banyak sekali keutamaan. Salah satunya ialah untuk melancarkan rezeki. Selain itu, sholat dhuha juga bisa dijadikan sebagai sarana untuk memohon ampun kepada Allah SWT.

Hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh At Tirmidzi dan Ibnu Majah, “Siapa yang membiasakan (menjaga) sholat dhuha, dosanya akan diampuni meskipoun sebanyak buih dilautan.”

Nah, setelah melaksanakan sholat dhuha, jangan lupa untuk membaca do’a sholat dhuha. Di dalam do’a tersebut, berisikan permohonan-permohonan seorang hamba kepada Allah SWT.

Lalu, bagaimana lafadz do’anya? Berikut penjelasan tentang do’a sholat dhuha beserta dengan keutamaannya.

Bacaan Do’a Sholat Dhuha

Setelah Anda melaksanakan sholat dhuha, jangan lupa untuk membaca do’a berikut ini dengan khusyuk dan juga khidmat.

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allahhumma innad dhuha-a dhuha-uka, wal baha-a baha-uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ismata ‘ismatuka. Allahumma in kana rizqi fis sama-I fa-anzilhu, wa in kana haroman fathohhirhu, wa in kana ba’idan faqorribhu, bihaqqi dhuha-ika, wa baha-ika, wa jamalika, wa quwwatika, wa qudrotika, aatini ma atayta ‘ibadakas sholihin.

Artinya: “Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu adalah waktu dhuha-Mu, dan keagungan itu adalah keagungan-Mu, dan keindahan itu adalah keindahan-Mu, dan kekuatan itu adalah kekuatan-Mu, dan perlindungan itu adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rezkiku masih di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah. Berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh.”

Bacaan do’a sholat dhuha di atas dicantumkan oleh Asy-Syarwani di dalam Syarh Al Minhaj. Selain itu, juga disebutkan oleh Ad-Dimyathi dalam I’anatuth Thalibiin.

Walaupun do’a ini bukan berasal dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Anda tetap bisa membacanya dengan maksud yang baik dan mulia.

Keutamaan Melaksanakan Sholat Dhuha

Meskipun hukumnya sunnah, namun siapa yang melaksanakannya secara ikhlas karena Allah SWT akan mendapatkan pahala. Selain itu, sholah sunnah yang satu ini juga memiliki beberapa keutamaan yang jarang diketahui oleh banyak orang.

Apa sajakah keutamaan-keutamaan dari sholat sunnah dhuha? Untuk penjelasan lebih lanjut, Anda bisa menyimak pembahasannya berikut ini.

Wasiat dari Rasulullah SAW

Siapa sangka jika sholat dhuha merupakan wasiat dari Nabi Agung Muhammad SAW.

“Sholat dhuha adalah wasiat dari Nabi kepada Abu Hurairah dan kepada seluruh umat beliau secara umum.” (Imam Thabari).

Sholat dhuha yang menjadi wasiat ini ternyata telah dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, ia berkata, “Kekasihku (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) memberikan pesan (wasiat) kepadaku dengan tiga hal yang tidak pernah aku tinggalkan hingga aku meninggal nanti. Yaitu puasa tiga hari setiap bulan, sholat dhuha dan tidur dalam keadaan sudah mengerjakan sholat witir.” (Muttafaqun ‘Alaih, Al Bukhari no. 1981, Muslim no. 721).

Dicukupkan Rezekinya

Untuk masalah rezeki, jodoh dan juga kematian memang sudah dituliskan oleh Allah SWT sejak dahulu kala sebelum diciptakannya kehidupan di alam semesta ini.

Selain itu, Allah SWT juga telah menjamin rezeki kepada setiap makhluk-Nya. Namun, sebagai hamba-Nya kita tidak boleh hanya berpangku tangan dan mengharap rezeki datang dengan sendirinya.

Melainkan dengan berikhtiar, berusaha mencari pekerjaan yang halal dan juga berdo’a kepada Allah SWT dengan rutin melaksanakan sholat dhuha serta membaca do’a sholat dhuha.

Barang siapa yang rutin melaksanakan sholat dhuha, maka Allah ‘Azza wa Jalla akan mencukupkan rezekinya. Hal ini sudah dijelaskan dalam sebuah hadits qudsi, Allah SWT berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat perkara di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad).

Sholat Awwabin

Keutaaman sholat dhuha selanjutnya ialah termasuk sholat awwabin, yakni sholat yang dilaksanakan oleh orang-orang yang taat.

Allah SWT akan mencatat para hamba-Nya yang rutin melaksanakan sholat dhuha sebagai hamba yang taat kepada-Nya.

Dari Abu Hurairah RA, beliau meriwayatkan hadits dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Nabi berkata, “Tidaklah seseorang menjaga sholat sunnah dhuha melainkan ia adalah awwab (orang yang kembali taat). Sholat dhuna ini adalah sholat awwabin.” (HR. Ibnu Khuzaimah).

Pahala yang Sama Seperti Berangkat Haji dan Umroh

Banyak orang yang ingin melaksanakan haji dan umroh di tanah suci. Namun, untuk bisa menjalankan ibadah tersebut tidak semua orang mampu. Hanya hamba-hamba pilihan Allah sajalah yang akan diundang ke rumah-Nya.

Akan tetapi, Anda tetap bisa mendapatkan pahala seperti orang yang haji atau umroh dengan rutin melaksanakan sholat sunnah dhuha.

Diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa melaksanakan sholat shubuh berjamaah kemudian ia duduk sambil berdzikir kepada Allah hingga terbit matahari, lalu ia mengerjakan sholat dua rakaat, maka ia seperti memperoleh pahalanya haji dan umroh.” (HR. Tirmidzi No. 586).

Dibangunkan Rumah Di Surga

Setiap orang yang ada di dunia ini pasti menginginkan untuk masuk ke dalam surga. Tentunya, syarat agar bisa masuk ke dalam surga ialah dengan menjadi hamba-Nya yang taat.

Melaksanakan sholat dhuha merupakan bentuk keimanan kepada Allah SWT. Selain akan diberikan pahala oleh Allah, melaksanakan sholat sunnah ini juga bisa membangun rumah di surga.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang sholat dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (Shahih al-Jami’ No. 634).

Itu dia penjelasan tentang do’a sholat dhuha beserta keutamaannya. Nah, selain beberapa keutamaan di atas, ternyata sholat sunnah yang satu ini juga termasuk sedekah. Hal tersebut telah dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Setiap pagi, setiap ruas anggota badan kalian wajib dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, dan melarang berbuat munkar adalah sedekah. Semua itu dapat diganti dengan sholat dhuha dua rakaat.”

Banyak bukan keutamaan yang dimiliki oleh sholat sunnah yang satu ini? Apalagi dari hadits di atas dijelaskan bahwa sholat dhuha juga merupakan bagian dari sedekah.

Jadi, tidak ada alasan lain lagi untuk tidak bersedekah apalagi jika Anda tidak memiliki uang. Karena, Anda tetap bisa melaksanakan sholat dhuha.

Jangan lupa untuk membaca do’a sholat dhuha dan memohon ampun kepada Allah SWT atas segala dosa yang pernah diperbuat.

Tinggalkan komentar