Sholat Idul Fitri

Setelah selesai melaksanakan puasa selama bulan Ramadhan, tiba saatnya untuk meraih kemenangan di hari yang Fitri.

Hari kemenangan bagi umat muslim ini diawali dengan melaksanakan Sholat Idul Fitri sebanyak dua rakaat dengan penuh suka cita. Di hari tersebut, semua umat muslim merasakan kemenangan karena telah melawan hawa nafsunya selama satu bulan penuh.

Pengertian Sholat Idul Fitri

Sholat Idul Fitri merupakan sholat sunah yang dilakukan sebanyak dua rakaat yang mana dikerjakan pada saat pagi hari di hari raya Idul Fitri.

Sholat ini umumnya dikerjakan secara berjamaah masjid atau juga bisa dilaksanakan di lapangan luas seperti sholat istisqho.

Namun pada masa pandemi seperti saat ini sholat idul fotri bisa dikerjakan dirumah. Dilansir dari suara.com pada tahun 2021 ini MUI mengeluarkan himbauan untuk melaksanakan sholat idul fitri dirumah demi menghindari penyebaran virus covid-19.

Sebelum melaksanakan sholat tersebut, maka dianjurkan untuk makan terlebih dahulu. Hal ini dijelaskan pada sebah hadits dari Anas bin Malik r.a, “Rasulullah SAW biasanya tidak berangkat menuju tempat pelaksanaan sholat Idul Fitri hingga beliau makan beberapa biji kurma terlebih dahulu. beliau memakannya dalam jumlah ganjil.” (HR. Bukhari, Ahmad).

Hukum Sholat Idul Fitri

Hukum dari sholat Idul Fitri ini adalah sunnah muakkadah menurut jumhur ulama. Sunnah tersebut merupakan sunnah yang sangat dianjurkan.

Hal ini dijelaskan pada sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:

خَمْسُ صَلَوَاتٍ فِى الْيَوْمِ وَاللَّيْلَةِ . فَقَالَ هَلْ عَلَىَّ غَيْرُهَا قَالَ لاَ ، إِلاَّ أَنْ تَطَوَّعَ

Artinya: “Bahwa seseorang bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang (kewajiba-kewajiban dalam Islam), beliau menjawab, “Sholat lima waktu sehari semalam.” Orang itu bertanya lagi, “Apakah ada kewajiban (sholat) lain?” Beliau menjawab , “Tidak, kecuali engkau mengerjakan sholat sunnah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Tata Cara Sholat Idul Fitri

Di dalam melaksanakan Sholat Idul Fitri, terdapat tata caranya sendiri. Nah, sebelum sholat dilaksanakan maka dianjurkan untuk memperbanyak melafadzkan bacaan takbir, tahmid dan juga tasbih.

Berikut penjelasan lebih lengkap tentang tata cara pelaksanaan Sholat Idul Fitri.

  1. Sholat Idul Fitri dimulai terlebih dahulu dengan menyeru ash shalaata jaami’ah tanpa menggunakan adzan dan iqomah.
  2. Membaca niat sholat Idul Fitri

Lafadz dari sholat Idul Fitri sebagai makmum ialah:

اُصَلِّى سُنَّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan ‘iidil fithri rok’ataini ma’muuman lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Saya niat sholat sunah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum) karena Allah Ta’ala.”

Lafadz niat sholat Idul Fitri sebagai imam ialah:

اُصَلِّى سُنَّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan ‘iidiil fithri rok’ataini imaaman lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Saya niat sholat Idul Fitrik dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

  • Membaca takbiratul ihrom sembari mengangkat kedua tangan.
  • Kemudian, dilanjutkan dengan membaca takbir sebanyak tujuh kali (diluar takbiratul ihrom), lafad takbir tersebut ialah:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ

Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar

Artinya: “Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya. Tiada Tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar.

  • Dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah. Setelah itu, membaca surat pendek yang ada di dalam Al-Qur’an.
  • Ruku’, I’tidal, sujud pertama, duduk diantara dua sujud, kemudian dilanjutkan dengan sujud lagi. Setelah tu, berdiri kembali untuk melaksanakan rakaat kedua seperti halnya sholat sunnah pada umumnya.
  • Paa rakaat kedua, disunnahkan untuk melakukan takbir sebanyak lima kali dengan mengangkat tangan kemudian dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah.

Di luar takbir qiyam (takbir berdiri) serta di antara setiap takbir, maka disunnahkan untuk membaca:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ

Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar.

Artinya: “Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya. Tiada Tuhan kecuali Allah. Allah Maha Besar.”

  • Kemudian membaca surat Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan membaca surat pendek yang ada di dalam Al-Qur’an.
  • Lakukan gerakan sholat yang sama seperti gerakan sholat pada umumnya, dan diakhir dengan salam.
  • Apabila Sholat Idul Fitri telah selesai dilaksanakan, maka disunnahkan untuk mendengarkan khutbah.

Panduan Pelaksanaan Khutbah:

  1. Hukumnya sunnah dan merupakan kesempurnaan dari sholat Idul Fitri.
  2. Dilakukan dengan dua khutbah, yakni dengan berdiri dan di antara kedua khutbah tersebut dipisahkan dengan duduk sejenak.
  3. Khutbah pertama dimulai dengan mengucap takbir sebanyak sembilan kali, sedangkan khutbah kedua mengucapkan takbir sebanyak tujuh kali.
  4. Tata cara melakukan khutbah pertama:
  5. Membaca takbir sembilan kali.
  6. Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
  7. Berwasiat tentang ketakwaan.
  8. Membaca ayat yang ada di dalam Al-Qur’an.
  9. Tata cara melakukan khutbah kedua:
  10. Dimulai dengan membaca takbir sebanyak tujuh kali.
  11. Memuji Allah SWT, minimal dengan membaca hamdalah.
  12. Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
  13. Berwasiat tentang ketakwaan.
  14. Mendo’akan kaum muslimin.

Keutamaan Sholat Idul Fitri

Tentu saja sholat Idul Fitri ini memiliki beberapa keutamaan. Berikut beberapa keutamaan dari sholat Idul Fitri yang jarang diketahui banyak orang:

Mengajarkan tentang kepedulian

Selama berpuasa satu bulan lamanya, umat muslim melakukan beberapa ibadah yang dianjurkan saat bulan ramadhan. Seperti bersedekah dan berzakat. Hal ini membuktikan bahwa kepedulian sudah tercermin pada umat muslim selama bulan Ramadhan.

Sholat Idul Fitri hukumnya adalah fardhu kifayah atau sunnah muakkad, yang mana membuat umat Islam berbondong-bondong untuk melaksanakannya disaat tak ada halangan.

Tentunya, dengan pelaksanaan sholat Idul Fitri akan terbentuk sebuah ukhuwah islamiyah yang menunjukkan bahwa umat Islam sangatlah besar dan kompak.

Merayakan Kemenangan Bersama Umat Islam

Hari Raya Idul Fitri merupakan hari raya semua umat Islam dan merupakan hari kemengan setelah satu bulan lamanya menahan nafsu untuk tidak makan, minum atau melakukan perbuatan lain yang membatalkan puasa.

Menjalin Silaturahmi Sesama Muslim

Sholat idul fitri juga menjadi ajang silaturahmi antar umat muslim. Pada momen tersebut, Anda memiliki kesempatan lebih besar untuk bersilaturahmi dengan keluarga, kerabat, tetangga atau teman. Dengan begitu, maka tali silaturahmi akan terjalin lebih kuat.

Melaksanakan Sholat Berjamaah

Umumnya, sholat idul fitri dilakukan secara berjamaah, begitu pula dengan sholat idul adha. Seperti yang telah diketahui bahwa melaksanakan sholat berjamaah memiliki pahala yang lebih besar jika dibandingkan dengan sholat sendirian.

Mengagungkan Asma Allah

Sebelum melaksanakan sholat idul fitri, para jamaah dianjurkan untuk membaca takbir, tahmid dan tasbih sebanyak-banyaknya. InsyaAllah, Anda akan mendapatkan pahala karena berkali-kali mengagungkan Allah SWT yang telah menciptakan bumi dan alam semesta ini.

Hari Raya Idul Fitri merupakana hari kemenangan bagi semua umat muslim di dunia. Alangkah baiknya jika hari tersebut diaksanakan dengan penuh suka cita.

Jangan lupa juga untuk melaksanakan sholat idul fitri yang memiliki banyak sekali keutamaan untuk para umat muslim. Pada hari raya tersebut, akan ada banyak kebahagiaan dan karunia yang Allah SWT limpahkan kepada umat muslim di dunia.

Tinggalkan komentar