Sholat Taubat

Tata Cara Sholat Taubat untuk Bertaubat dari Segala Maksiat

Setiap muslim pasti pernah melakukan dosa. Baik itu dosa kecil ataupun dosa besar. Oleh karena itu, bertaubat dan melaksanakan sholat taubat merupakan sunnah yang sangat dianjurkan.

Untuk melakukan sholat taubat pun memiliki tata cara serta waktu yang sama seperti beberapa sholat sunnah yang lain. Tetapi, niatnya berbeda. Untuk penjelasan lebih lengkap mari simak pembahasan berikut ini.

Pengertian Sholat Taubat

Sholat taubat adalah sholat yang dilaksanakan untuk memohon ampun kepada Allah SWT atas segala dosa dan juga kesalahan yang telah diperbuat.

Dari pengertian sholat taubat tersebut, artinya seorang hamba memohon ampun dan berserah diri atas dosa-dosa yang pernah dilakukannya.

Tentunya, setelah melalukan sholat taubat tersebut, diharapkan bahwa seorang hamba sudah tidak lagi mengulangi kesalahan-kesalahan yang diperbuatnya.

Anjuran untuk Mengerjakan Sholat Taubat

Sholat taubat menjadi sunnah yang sangat dianjurkan bagi siapa saja. Hal ini karena semua manusia pasti tidak luput dari dosa.

Bahkan, melakukan taubat nasuha sudah tercantum dalam sebuah ayat di Al-Qur’an yakni surat At-Tahrim ayat 8, yang artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.”

Tidak hanya tercantum dalam ayat Al-Qur’an saja, namun anjuran untuk melaksanakan sholat taubat juga dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW, yang diriwiyatkan oleh Abu Dawud, Ahmad dan Tirmidzi. Hadits tersebut berbunyi:

“Apabila ada orang yang melakukan suatu perbuatan dosa, kemudian dia berwudhu dengan sempurna, lalu dia mendirikan sholat dua rakaat, dan selanjutnya dia beristighfar memohon ampun kepada Allah, maka Allah pasti mengampuninya.”

Dengan adanya anjuran untuk melaksanakan sholat tobat tersebut, kini Anda tak perlu berkecil hati karena Allah maha pengampun atas segala dosa jika hamba-Nya mau bertaubat.

Waktu Mengerjakan Sholat Taubat

Tidak seperti sholat tahajud, waktu sholat taubat bisa dilakukan kapan saja dan termasuk sholat sunnah yang tidak boleh ditunda-tunda pengerjaannya. Hal ini karena sholat taubat merupakan sholat yang harus segera dilakukan setelah melakukan sebuah perbuatan dosa.

Meskipun sholat sunnah ini bisa dilakukan kapan saja, namun Anda tetap harus mengetahui waktu-waktu yang dilarang untuk melaksanakan ibadah.

Berikut beberapa waktu yang dilarang atau diharamkan untuk melaksanakan sholat:

  1. Waktu mulai terbitnya fajar sampai dengan terbitnya matahari.
  2. Saat matahari terbit sampai dengan matahari naik sepenggalah.
  3. Pada saat matahari berada persis di tengah-tengah sampai dengan terlihat condong.
  4. Setelah sholat ashar sampai dengan tenggelamnya matahari.
  5. Pada saat menjelang matahari tenggelam sampai matahari benar-benar tenggelam secara sempurna.

Dalam waktu-waktu tersebut dilarang untuk melaksanakan sholat dan lebih dianjurkan untuk melakukan ibadah lainnya.

Untuk waktu utama dari sholat taubat ini, beberapa ulama menyatakan bahwa 2/3 malam atau pada sholat tahajud menjadi waktu yang paling utama untuk melaksanakan sholat sunnah tersebut.

Hal ini karena pada waktu tersebut suasana masih terasa hening sehingga Anda akan lebih khusyuk dalam berdo’a. Selain itu, pada waktu tersebut Allah akan turun ke dunia untuk melihat siapa saja yang beribada kepada-Nya.

Niat dan Tata Cara Melaksanakan Sholat Taubat

Jumlah rakaat dalam sholat sunnah ini hanya dua rakaat saja dengan sekali salam. Namun, bagi Anda yang ingin mengerjakannya lebih dari dua rakaat, yakni empat atau enam rakaat maka diperbolehkan.

Sholat taubat sendiri adalah sholat nafilah, yang mana disyariatkan dalam pengerjaannya dilakukan secara sendiri bukan berjamaah.

Lalu, bagaimana tata cara sholat taubat beserta niatnya? Berikut pembahasannya.

  1. Membaca niat sholat taubat:

    “Ushalli sunnatat taubati rok’aataini lillahi ta’ala.
    Artinya: “Saya niat sholat sunnah taubat dua rakaat karena Allah.”
  2. Melakukan takbirotul ihrom
  3. Membaca do’a iftitah/istiftah (disunnahkan)
  4. Membaca surat Al-Fatihah
  5. Membaca surat pendek yang ada dalam Al-Qur’an
  6. Melakukan ruku’ dengan tuma’ninah (membaca tasbih ruku’ sebanyak tiga kali)
  7. I’tidal (membaca do’a I’tidal dengan baik)
  8. Dilanjutkan dengan sujud (membaca tasbih sujud sebanyak tiga kali)
  9. Duduk diantara dua sujud
  10. Melakukan sujud kedua (membaca tasbih sujud sebanyak tiga kali)
  11. Berdiri kembali untuk melaksanakan rakaat kedua. Lakukan hal di atas sampai dengan nomor 10.
  12. Tasyahud akhir (membaca tasyahud akhir beserta do’anya)
  13. Terakhir, salam.

Do’a Setelah Melaksanakan Sholat Taubat

Setelah Anda selesai melaksanakan sholat taubat jangan lupa untuk berdo’a memohon ampun kepada Allah SWT. Membaca do’a setelah melaksanakan sholat sunnah ini sudah diriwayatkan dalam sebuah hadits Rasulullah SAW dari Abu Bakar R.A, yang artinya:

“Hendaklah kalian membaca Laailaaha illallah dan istighfar lalu perbanyaklah membaca keduanya karena iblis berkata, “Aku telah membinasakan manusia dengan dosa sedangkan mereka membinasakanku dengan Laailaaha illallah, istighfar. Lalu tatkala aku mengetahui demikian maka aku binasakan mereka dengan (mengikuti) hawa nafsu hingga akhirnya mereka menyangka dan merasa bahwa sesungguhnya mereka itu sedang mendapatkan petunjuk (dan sedang berada di atas kebenaran).” (HR. Al-Imam Al-Hafidz Ibnu Ya’la)

Untuk bacaan do’a setelah sholat taubat ialah sebagai berikut:

“Astaghfirullahal ladzii laa ilaaha guwal hayyul qayyuumu waatuubu ilaihi.”

Artinya: Aku meminta pengampunan kepada Allah yang tidak ada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepadanya.

Dalam membaca istighfar tersebut hendaknya dibaca sebanyak 100 kali sembari benar-benar meresapi arti dari do’a tersebut dan merasa bersalah atas dosa yang telah dilakukannya.

Setelah Anda membaca istighfar di atas, maka dilanjutkan dengan membaca do’a taubatan nasuha berikut ini.

“Allahumma anta robbii laa ilaaha illaa anta, kholaqtanii wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu a’udzu bika min syarri maa shona’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bi dzanbii, faghfirlii fainnahuua laa yaghfirud dzunuuba illa anta.”

Artinya: Ya Allah Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada sesembahan yang hak kecuali Engkau. Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku di atas ikatan janji-Mu dan akan menjalankannya dengan semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakuimu atas nikmatmu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau.

Keutamaan Sholat Taubat

Ada beberapa keutamaan/manfaat sholat taubat yang harus Anda ketahui. Apa sajakah itu?

  1. Allah akan memberikan ganjaran bagi mereka yang melaksanakannya.
  2. Menjanjikan surga kepada mereka yang melakukan taubat dengan bersungguh-sungguh.
  3. Diberikan pahala terbaik untuk menambah timbangan amal yang sudah mereka miliki.

Allah SWT Maha Pengampun bagi setiap hamba-Nya yang sudah melanggar larangannya. Oleh karena itu, bagi Anda yang sudah melakukan sebuah kesalahan atau dosa bersegaralah untuk bertaubat dan melaksanakan sholat taubat.

Jika dilaksanakan dalam waktu sepertiga malam, jangan lupa juga untuk melaksanakan sholat tahajud dan juga sholat witir.

Dan berjanjilah kepada diri sendiri untuk tidak melakukannya lagi, karena ganjaran bagi mereka yang bertaubat dengan sungguh-sungguh ialah surga yang kekal. Terus-teruslah beristigfar dan berdzikir agar senantiasa hati ingat kepada Sang Pencipta.

Tinggalkan komentar